Sabtu, 03 September 2011

Kemudahan Metode Pembelajaran dalam dunia pendidikan di Era Digitalisasi

Proses belajar mengajar adalah inti aktivitas dalam pendidikan. Proses ini terjadi antara guru dan murid serta dipengaruhi oleh hubungan yang ada dalam proses tersebut. Ini menyebabkan metode belajar murid juga dipengaruhi oleh metode pengajaran dari gurunya. Seiring dengan pesatnya perkembangan di dunia telekomunikasi yang ditandai dengan era digitalisasi, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tentunya proses belajar mengajar juga menuntut adanya penyesuaian atau linearitas institusi pendidikan dalam penggunaan metode proses belajar mengajar.
Konsep pendidikan yang semakin berkembang dan banyak digunakan belakangan ini adalah berbasis pada pendekatan belajar dan sedikit demi sedikit meninggalkan format sebelumnya yang berbasis pendekatan mengajar. Pada konsep pendekatan belajar penyampaian ilmu pengetahuan, dan juga termasuk proses pembelajaran adalah berbasis multimedia dan elektronik. Konsep ini kemudian dikenal dengan sebutan e-learning yang membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi  maupun sistemnya. Konsep ini menjadi alternatif yang pas dengan konsep pendekatan mengajar yang berbasis sekolah.

Menyikapi perkembangan TIK tersebut menyebabkan adanya metode e-learning.
 Nge-blog adalah sebuah alternatif metode proses belajar mengajar yang bersifat e-learning. Sekolah yang ingin menggunakan TIK untuk penerapan e-learning biasanya menyediakan ruang kelas virtual di internet. Kelas virtual yang dimiliki biasanya memiliki banyak ruang kelas seperti forum diskusi, pengumpulan tugas, perpustakaan bahan ajar,dan lain sebagainya.

Fungsi Blog dalam Sistem Terintegrasi
Jika guru sudah memiliki blog, maka bagaimanakah mengintegrasikannya dalam proses belajar mengajar? Ada beberapa cara, diantaranya para guru dapat menggunakan blog untuk menampilkan informasi pelajaran yang diajarkan, bahan ajar yang siap diunduh para siswa, memberikan tugas. Karena fitur pada blog memungkinkan memberikan pertanyaan dan komentar atas artikel atau bahan ajar yang tersedia, maka komunikasi pun akan berjalan dua arah dan interaktif, baik dari guru ke siswa dan juga sebaliknya.
Cara yang lain adalah ketika memberikan tugas kepada siswa, maka guru tersebut menerangkannya secara lisan dan kemudian menampilkannya pada blog. Para siswa yang akan mengumpulkan tugas diminta untuk menampilkan jawaban dari tugas dalam blog pribadi para siswa tersebut. Penilaian diberikan dengan cara guru tersebut mengunjungi blog para siswa untuk kemudian memberikan komentar tentang jawaban tugas yang telah dibuat parasiswa. Cara ini memberikan arti bahwa para siswa tidak hanya bertanggung jawab atas jawaban tugas kepada guru saja, melainkan bertanggung jawab pula kepada publik/pengguna internet sebagai pembaca.
Diskusi yang ada dalam fasilitas komentar yang tersedia pada blog juga dapat menjadi referensi tambahan bagi para pembaca blog dan dapat dilihat serta dibaca kapan saja. Selain mendidik dan mengenalkan para siswa menulis melalui media internet,cara ini juga mampu membawa nama institusi pendidikan di dunia maya serta melatih para siswa untuk berbagi ilmu dengan orang lain.

0 komentar:

Posting Komentar